Oleh: nasa88 | 3 Desember 2013

Cara Budidaya Cabai Rawit

budidaya cabai rawitCabai rawit adalah termasuk bahan bumbu utama dalam memasak. Cabai rawit ini banyak permintaannya, selain itu harganya juga mahal. Sehingga ketika usaha cabai rawit ini ditekuni maka akan mendapatkan keuntungan yang besar, karena dalam menanam cabai rawit yang benar maka akan menghasilkan buah yang memuaskan.Apalagi dengan penggunaan Pupuk Organik NASA dan Pestisida Organik NASA yang telah banyak di buktikan oleh para petani cabai rawit.

Jenis cabai rawit yang sering diusahakan adalah sebagai berikut :

  • Cabai kecil atau cabai jemprit.Buahnya kecil dan pendek , lebih pedas dibandingka Janis cabai lainnya.
  • Cabai putih atau cabai domba.Buahnya lebihbesar dari cabai jemprit atau cabai celepik , dan rasanya kurang enak.
  • Cabai celepik.Buahnya lebih besar dari pada cabai jemprit dan lebih keci dari cabai domba. Rasanya tidak sepedas cabai jemprit . sewakti muda berwarna hijau setelah masak berwarna merah cerah .
BERCOCOK TANAM
Pertumbuhan tanaman cabai rawit yang baik dan hasil produksinya tinggi merupakan dambaan dan harapan kita semua . untuk mencapai tahapan tersebut kita harus melakukan kegiatan bercocok tanam cabai rawit yang menggunakan tahapan – tahapan sebagai berikut:

1. Pengolahan tanah
Dapat dilakukan dengan mencangkul sedalam 25 – 30 cm hingga tanah menjadi gembur . setelah itu biarkan 7 – 14 hari untuk mendapatkan sinar matahari.
  • Pembuatan bedeng
  1. Lebar bedeng 100 – 120 cm.
  2. Tinggi bedeng 20 – 30 cm.
  3. Jarak antara bedeng dengan bedeng lainnya 30 – 45 cm.
  • Pemberian pupuk kandang. Caranya pupuk yang telah tersedia sebelumnya di fermentasikan dengan produk nasa yang berupa NATURAL GLIO.Fermentasikan selama sekitar 2 minggu.Lalu masukkan di sekitar lubang tanam sekitar 20-50 gram/lubang.
  • Pembuatan jarak tanaman.
2. PESEMAIAN
Pesemaian merupakan kegiatan untuk menghasilkan bibit tanaman atau calon tanaman yang baik.adapun tahapan pesemaian adalah sebagai berikut :
a. membuat bedeng atau tempat pesemaian ,
ukuran bedeng pesemaian sebagai berikut :
  • Lebar bedeng 1 – 1,2 m.
  • Panjang bedeng 3 – 5 m.
  • Tinggi bedeng 15 – 20 cm

b. penyemaian benih
Kebutuhan benih untuk satu hektar berkisar antar
300 – 500 benih . sebelum benih disemai atau ditabur , tempat pesemaian disiram merata . beberapa cara menyemai benih cabai rawit sebagai berikut :
  • semai bebas atau ditabur merata.
  • semai dalam baris.
  • semai berkelompok

3. Penanaman
Bibit tanaman cabai rawit yang telah berumur 1 bulan segera ditanam . penanaman sebaiknya pada sore hari agar tanaman tidak layu
ciri – cirri bibit yang siap tanam adalah sebagai berikut :
  • Telah berumur satu bulan.
  • Tidak terserang hama dan penyakit.
  • Pertumbuhan tanaman seragam
cara penanaman :
  • Siram bibit yang akan ditanam.
  • Pilih bibit yangakan ditanam.
  • Lepaskan bumbung atau pelastik dari bibit.
  • Padatkan tanah disekeliling tanaman bibit yang telah dimasukan kelubang agar tidak rebah

4. Pemeliharaan tanaman

a. penyiraman
penyiraman dilakukan 2 kali sehari atau di sesuaikan dengan keadaan tanah .

b. penyiangan
Rumpu liar yang tumbuh disekitar tanaman harus dicabut atau di siangi dengan cara di babat.

c. pemupukan
  • Pemupukan lewat pengocoran dilakukan seminggu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan campuran pupuk makro Urea : SP 36 : KCl : NASA = (1 : 1 : 1 ) Kg dalam 250 liter air. Diberikan umur 1 – 4 minggu dosis 250 cc/lubang, sedang umur 5-12 minggu dengan perbandingan pupuk makro Urea : TSP : KCl : NASA = ( 2 : 1.5 : 1.5 ) Kg dalam 250 liter air, dengan dosis 250 cc/lubang.Untuk pengocoran 1000 batang tanaman.
  • Untuk penggunaan Pupuk Organik Nasa dilakukan setiap 1.5 bulan sekali dengan dosis 500gram/1ooo batang.
  • Untuk penyemprotan POC NASA + Hormonik + Aero-810 ( 5 + 1 + 1/4 )tutup pertangki.lakukan Penyemprotan di pagi hari.
 
d. hama dan penyakit
hama yang sering menyerang tanaman cabai rwit adalah sebagai berikut :
  • Tungau marah.
  • Kutu daun berwarna kuning.
  • Kutu gurem atau thrips

tanda – tanda tanaman terserang
  • Tanaman berwarna seperti perak.
  • Tanaman tampak pucat.
  • Daun menjadi layu.
untuk pengendaliannya lakukan penyemprotan Pestisida Organik Nasa yang berupa Pestona,Pentana,BVR dan aero-810.Lakukan penyemprotan di sore hari.

5. PANEN
Panen merupakan kegiatan yang kita nanti – nanti untuk menikmati jerih payah selama penanaman , produksi cabai rawit hampir sama dengan cabai besar , hanya saja umur cabai rawit lebih lama yaitu 2 – 3 tahun , sehingga produksi cabai rawit lebih tinggi dari pada cabai besar .

Cabai rawit dapat dipanen hijau ( muda ) dan dipanen merah atau sudah masak . Bila cabai rawit di panen hijau, cabai kelihatan bernas dan berisi .

About these ads

Responses

  1. Dimana kalau mau beli pupuk organik nasa daerah sidoarjo dan sekitarnya

    • Terima kasih atas kunjungnnya mas hari..untuk mendapatkan produk nasa mas haris bisa melalui saya..untuk info lebih lanjutnya mas bisa menghubungi saya di nomor 085277611188 atau 085362999699..terima kasih..

  2. mas,kalw untk mndptkn produk nasa di lampung selatan dmana ya

    • Terima kasih atas kunjungannya mas firdaus,untuk mendapatkan pupuk nasa mas bisa melalui saya,bisa menghubungi saya di nomor 085277611188…terima kasih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: