Oleh: nasa88 | 16 Juli 2012

Hama Dan Penyakit Tanaman Mentimun

Mentimun merupakan tanaman yang sering kita jumpai dan seriong di pakai untuk lalapan makan,rujak dll.dengan banyaknya kebutuhan yang di inginkan masyarakat sehingga banyak para petani mengembangkan penanaman mentimun tsb.Dan dengan kurangnya pengetahuan dari para petani tentang teknik budidaya dan pemupukan maka sering para petani mengeluhkan tentang hama dan penyakit tanaman timun beserta cara penanggulangannya.Akan sedikit saya kupas tentang Hama dan penyakit pada tanaman Mentimun beserta teknik penanggulangannya menggunakan Pupuk Organik Nasa dan pestisida organik nasa yang telah terbukti oleh para petani mentimun di indonesia.Adapun hama dan penyakit Pada Tanaman Mentimun sbb :

HAMA

Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver).

Kumbang daun berukuran 1 cm dengan sayap kuning polos.

  • Gejala : merusak dan memakan daging daun sehingga daun bolong; pada serangan berat, daun tinggaltulangnya.
  •  Pengendalian : Penyemprotan pestisida organik nasa yang berupa Pestona / Natural BVR,untuk penyemprotan  Pestona ( pestona + Aero-810 ) dengan dosis ( 5 + 1/4 )tutup / tangki semprot.Untuk penyemprotan Natural BVR ( natural BVR + Aero-810 ) dengan dosis ( 2 sendok makan + 1/4  tutup ) / tangki semprot.Lakukan penyemprotan di sore hari dengan interval 10 hari sekali.
Ulat Tanah (Agrotisipsilon)
Ulat ini berwarna hitam dan menyerang tanaman terutama yang masih muda.
  • Gejala: Batang tanaman dipotong disekitar leher akar sehingga menyebabkan tanaman mati.
  • pengendaliannya :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan
Lalat buah (Dacuscucurbitae Coq.)
Lalat dewasa berukuran 1-2 mm. Lalat menyerang mentimun muda untuk bertelur.
  • Gejala: memakan daging buah sehingga buah abnormal dan membusuk.
  • Pengendalian : ditangkap dengan menggunakan Produk Nasa yaitu Metilat,dengan cara di oleskan di botol warna putih lalu di tancapkan sekitar 20 Pcs dengan jarak sekitar 20 m.
Kutu daun (Aphisgossypii Clover)
Kutu berukuran 1-2 mm, berwarna kuning atau kuning kemerahan atau hijau gelapsampai hitam.
  • Gejala: menyerang pucuk tanaman sehingga daun keriput, kerititingdan menggulung. Kutu ini juga penyebar virus.
  • Pengendalian : Penyemprotan pestisida organik nasa yang berupa Pestona / Natural BVR,untuk penyemprotan  Pestona ( pestona + Aero-810 ) dengan dosis ( 5 + 1/4 )tutup / tangki semprot.Untuk penyemprotan Natural BVR ( natural BVR + Aero-810 ) dengan dosis ( 2 sendok makan + 1/4  tutup ) / tangki semprot.Lakukan penyemprotan di sore hari dengan interval 10 hari sekali.
Penyakit
Busuk daun (Downy mildew)
Penyebab : Pseudoperonospora cubensis Berk et Curt. Menginfeksi kulit daun padakelembaban udara tinggi, temperatur 16 – 22°C dan berembun atau berkabut.
  • Gejala : daun berbercak kuning dan berjamur, warna daun akan menjadi coklat danbusuk.
  • Pengendalian :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
Penyakit tepung (Powdery mildew )
Penyebab : Erysiphe cichoracearum. Berkembang jika tanah kering di musimkemarau dengan kelemaban tinggi.
  • Gejala : permukaan daun dan batang mudaditutupi tepung putih, kemudian berubah menjadi kuning dan mengering.
  • Pengendalian :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  3. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.

Antraknose

Penyebab : cendawan Colletotrichum lagenarium Pass.
  • Gejala: bercak-bercak coklat pada daun. Bentuk bercak agak bulat atau bersudut-sudut dan menyebabkandaun mati,gejala bercak dapat meluas ke batang, tangkai dan buah. Bila udaralembab, di tengah bercak terbentuk massa spora berwarna merah jambu.
  • Pengendalian :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  3. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.
Bercak daun bersudut
Penyebab : cendawan Pseudomonas lachrymans. Menyebar pada saat musim hujan.
  • Gejala : daun berbercak kecil kuning dan bersudut; pada serangan berat seluruhdaun yang berbercak berubah menjadi coklat muda kelabu, mengering danberlubang.
  • Pengendalian :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  3. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.
Virus
Penyebab : Cucumber Mosaic Virus, CMV, Potato virus mosaic, PVM; Tobacco EtchVirus, TEV; otato Bushy Stunt Virus (TBSV); Serangga vektor adalah kutu daunMyzus persicae Sulz dan Aphis gossypii Glov.
  • Gejala : daun menjadi belang hijautua dan hijau muda, daun berkerut, tepi daun menggulung, tanaman kerdil.
  • Pengendalian:
  1.  mengurangi kerusakan mekanis denagn cara  mencabut tanaman sakit dan rotasi tanaman.
  2. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  3. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  4. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.
 Kudis (Scab)
Penyebab : cendawan Cladosporium cucumerinum Ell.et Arth. Terjadi pada buah mentimun muda.
  • Gejala : ada bercak basah yang mengeluarkan cairam yang jikamengering akan seperti karet; bila menyerang buah tua, terbentuk kudis yangbergabus.
  • Pengendalian :
  1. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  2. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  3. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.
Busuk buah
Penyebab : cendawan
  1. Phytium aphinadermatum (Edson) Fizt.
  2. Phytopthorasp., Fusarium sp.
  3. Rhizophus sp.,
  4. Erwinia carotovora pv. Carotovora.

Infeksi terjadi di kebun atau di tempat penyimpanan.

  • Gejala :
  1.  Phytiumaphinadermatum: buah busuk basah dan jika ditekan, buah pecah.
  2. Phytopthora:bercak agak basah yang akan menjadi lunak dan berwarna coklat dan berkerut.
  3. Rhizophus: bercak agak besah, kulit buah lunak ditumbuhi jamur, buah mudahpecah.
  4. Erwinia carotovora: buah membusuk, hancur dan berbau busuk.
  • Pengendalian:
  1. menghindari luka mekanis.
  2. penanganan pasca panen yang hati-hati.dengan cara penyimpanan dalam wadah bersih dengan suhu antara 5 – 7 derajat C.
  3. Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50%  dari anjuran dinas pertanian setempat.
  4. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan aekitar 20gr ( 1 sendok makan ) ke lubang tanah di sekitar tanaman mentimun  yang mau ditanamkan.
  5. untuk pencegahan lakukan penyemprotan dengan  menggunakan Produk nasa yang berupa Pestona dengan cara (pestona + Aero-810 ) dosis ( 5 + 1/3 ) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari dan dengan interval 10 hari sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: