Oleh: nasa88 | 2 Januari 2013

Teknik Budidaya Lele Sangkuriang

lele sangkuriangSaat ini Usaha Budidaya Lele sangkuriang sudah banyak digemari Masyarakat Indonesia Umumnya, dan itu sudah berkembang dimana-mana.Lele sangkuriang  merupakan lele dumbo strain baru hasil dari rekayasa genetic yang dilakukan oleh BBAT sukabumi dalam upaya perbaikan mutu ikan lele.

Kolam terpal adalah kolam yang dasarnya maupun sisi-sisi dindingnya dibuat dari terpal. Kolam terpal dapat mengatasi resiko-resiko yang terjadi pada kolam tanah maupun kolam beton.terpal yang dibutuhkan untuk pembuatan kola ini adalah jenis kolam terpal yang dibuat oleh pabrik dimana setiap sambungan terpal dipres sehingga tidak terjadi kebocoran.Ukuran terpal yang disediakan oleh pabrik bermacam-macam sesuai dengan besar kolam yang kita inginkan.Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan dipekarangan ataupun dihalaman rumah.
Salah satu keunggulan dari budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal adalah murah biaya dan praktis. Sebenarnya kolam yang paling baik untuk budidaya ikan lele atau ikan yang lain adalah kolam dari tanah. Namun jika tak memiliki lahan yang cukup atau cocok maka alternatif lain  yang lebih simple dan mudah adalah kolam terpal. Adapun keunggulan pemakaian kolam terpal adalah sbb :
Keuntungan dari kolam terpal :
  • terhindar dari pemangsaan ikan liar.
  • Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk memudahkan penggantian air maupun panen.
  • Dapat dijadikan peluang usaha mikro dan makro.
  • Lele yang dihasilkan lebih berkualitas,lele terlihat tampak bersih,dan tidak berbau dibandingkan pemeliharaan diwadah lain
  • Dapat diterapkan di lahan terbatas
  • Dapat diterapkan di lahan atau tanah yang porous (tanah yang menyerap air) atau berpasir
  • Biaya investasi murah
  • Dapat diterapkan di daerah sulit air
  • Pembuatannya praktis
  • Ikan lele yang dibudidayakan di kolam terpal tidak berbau lumpur
  • Ikan lele yang dibudidayakan di kolam terpal jarang diserang penyakit
  • Kelangsungan hidup (Survival Rate) ikan lele yang dipelihara di kolam terpal lebih tinggi, bisa mencapai 95%.

Langkah-langkah pembuatan kolam terpal :

  • Usahakan lahan yang sedikit rindang,tapi jangan langsung dibawah pohon
  • Terpal ukuran 6 x 8 meter (terpal jenis A3 lebih tebal),saat pemasangan sebaiknya ukuran terpal agak dilebihkan agar dapat dibentuk sesuai rangka/patok,
  • Tanah digali dengan kedalaman ± 70 cm, dan lebar 4 x 6 m2  untuk menempatkan posisi terpal.
  • keliling kolam harus di pagar dengan waring untuk menghindari gangguan hewan ternak atu mengantisipasi lele melompat.
  • untuk menguatkan posisi terpal dibibir kolam sebaiknya di pasang karung yang diisi dengan tanah sepanjang keliling kolam.
Persiapan Kolam
Sebelum digunakan,sebaiknya kolam dipupuk terlebih dahulu.Pemupukan dengan menggunakan pupuk organik nasa yang berupa TON yang di campurkan dengan pupuk kandang berkisar antara 500-700 gram/m2, Dan ditambahkan urea 15 gr/m2.Pemupukan bermaksud untuk menumbuhkan planton hewani dan nabati yang menjadi makanan alami bagi benih ikan lele. Tahapan pemupukannya adalah mula-mula kolam diisi air setinggi 3 -5 cm dan dibiarkan selama satu minggu sampai warna air kolam berubah coklat atau kehijauan,yang menunjukkan mulai banyak jasad-jasad renik yang tumbuh sebagai makanan alami lele.
Penebaran Benih
Penebaran benih hendaknya  dilakukan pada pagi/sore hari.Sekitar 3 hari sebelum di masukkn bibit lele sangkuriang siramkan Pupuk Organik Nasa yang berupa POC NASA ke dalam kolam.Setelah 3 hari Pada kedua kondisi ini umumnya perbedaan nilai suhu air pada permukaan dan dasar kolam tidak terlalu besar.Hindari penebaran benih pada kondisi terik matahari secara langsung.Kedalam air kolam pun hendaknya disesuaikan dengan jumlah dan ukuran benih.Jumlah padat tebar benih 75-100 ekor/m2 yang berukuran  5 – 8 cm. Kedalaman air pada benih diterbarkan ± 30 cm.
Pemberian Pakan
Pada dasarnya Lele Sangkuriang merupakan ikan yang bersifat omnivora.Makanan yang diberikan bisa makanan alami yang bisa diperoleh dari sekitar kolam atau tempat tinggal kita. Pemberian makanan tambahan berupa pellet bisa diberikan jika tidak mau repot mencari makanan alami. Dalam Budi Daya Lele Sangkuriang jumlah besar cara ini lebih praktis dilaksanakan. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Cara menghitungnya dengan mengambil sampel beberapa Lele Sangkuring kemudian ditimbang. Untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan, makanan dicampurkan dengan probiotik. Menurut pengamatan beberapa petani dan peneliti probiotik mampu meningkatkan efisiensi pencernakan makanan sehingga ikan lele menjadi cepat besar dan bobot bertambah.
Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.Dan untuk diketahui juga bahwa Pemberian pakan buatan (pelet) diberikan sejak benih berukuran 2 minggu berupa bentuk serbuk halus. Kemudian setelah itu berangsur-angsur digunakan pelet diameter 1 milimeter barulah kemudian beralih ke pellet ukuran 2 milimeter (sesuai umur ikan lele). Hal ini dimaksud agar pellet dapat dicerna lebih baik dan lebih merata oleh seluruh ikan sehingga meminimalisir terjadinya variasi ukuran lele selama pertumbuhannya.Untuk mengoptimalkan penyerapan pakan pelet dan yg laian-lainnya,gunakan produk nasa yaitu poc nasa + viterna + hormonik dengan cara campurkan produk nasa menjadi satu,lalu dari larutan campuran ambil 1 tutup dan campurkan ke 5 Kg pakan.aplikasikan produk nasa 1 hari sekali setiap pagi hari.
Pemanenan
Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan.Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit.

 


Responses

  1. Sipp2…nie brU mAntOL..mntp betOL infO nA_b!sa d!cOba, tANKs y gan,

    • iya sama-sama gan,terima kasih atas kunjungannya…….

  2. terima kasih banyak atas pengetahuannya..!!! mud2han bermanfaat bagi saya..

    • Terima kasih mas syaipul atas kunjungannya, sama sama mas….

  3. mas, mau pesen nasa dimana ya ?

    • Terima kasih untuk kunjungannya mas,untuk mendapatkan produk nasa mas bisa menghubungi saya di nomor 085277611188 atau 085830144014.

  4. mas produk NASA yg mana/ apa yg terbukti pas buat pembesaran lele?

    • Untuk pembesaran lele cukup menggunakan poc nasa + viterna + hormonik,dengan di campurkan di pakan…terima kasih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: