Oleh: nasa88 | 10 November 2016

Fermentasi Pakan Ternak Organik Menggunakan Tangguh Probiotik

fermentasi-pakanSecara sederhana fermentasi pakan adalah proses amoniasi ,atau dalam bahasa sehari-hari nya sering disebut dengan peragian atau pemeranan .Fermentasi ini biasa dilakukan untuk pakan ternak ruminansia (sapi ,kerbau ,kambing) .Tujuan utama adalah untuk memaksimumkan pengawetan kandungan nutrisi yang terdapat pada hijauan atau bahan pakan ternak lainnya ,agar bisa disimpan dalam kurun waktu yang lama ,untuk kemudian diberikan sebagai pakan bagi ternak .Sehingga dapat mengatasi kesulitan dalam mendapatkan pakan hijauan pada musim kemarau.

Manfaat pakan ternak yang di fermentasi :

  1. Pakan dapat disimpan sesuai kebutuhan
  2. Meningkatkan nafsu makan sehingga mempercepat pertumbuhan ternak
  3. Daging hewan terutama kambing rendah kolesterol dan tidak Berbau.
  4. Kotoran hewan tidak menimbulkan bau/amoniak
  5. Kotoran/limbah hewan berkualitas untuk dimanfaatkan menjadi pupuk

Cara membuat Fermentasi Pakan Kambing

Membuat pakan fermentasi pakan kapasitas 100 kg :

  1.  Jerami kering/basah 80 kg (dicacah)
  2.  Ampas tahu / Ampas Sagu 15 kg
  3.  Dedak? Katul 5 kg
  4. Garam beryodium 1/4 kg
  5. Siapkan Produk nasa Tangguh Probiotik 5 tutup botol
  6. Larutan gula pasir 1/2 liter .(Tangguh Probiotik  + larutan gula pasir dilarutkan jadi satu ,biarkan 15 menit)

Selama menunggu 15 menit kita melakukan :

  1.  Siapkan bentangan terpal untuk ukuran disesuaikan menurut kebutuhan
  2.  Siapkan jerami (susunlah di atas bentangan terpal setebal 20 cm disesuaikan ukuran bentang terpal)
  3.  Taburkan deda/katul disusul ampas tadi diatas tumpukan jerami tadi sedikit demi sedikit (tipis-tipis) hingga rata
  4.  Taburkan garam beryodium diatas bahan secara merata
  5.  Siramkan larutan Tangguh Probiotik + Gula diatas bahan sedikit demi sedikit hingga rata
  6.  Aduk/campur bahan hingg rata sampai benar-benar tercampur
  7.  Tutup rapat di dalam drum plastik atau dengan terpal selama 1-3 jam (jika bahan basah) atau 24 jam (bahan kering)

Ciri-ciri fermentasi jadi :

  • Ada peningkatan suhu
  • Ada perubahan warna
  • Jadi lapuk/Rapuh.

Cara memberi pakan :

  • Kalau akan memberikan pakan kepada ternak ,maka jerami yang sudah di fermentasi tadi ,harus di angin-anginkan dulu sebelum diberikan
  • Selama tidak kena matahari secara langsung atau tidak terkena hujan secara langsung ,maka pakan ternak hasil fermentasi tersebut mampu bertahan selama bertahun-tahun

Catatan :

  1. Jenis jerami yang bukan kering (basah/segar) bisa terdapat pada gedebog ,kolbis/kol dll .Fermentasi untuk jerami serat-serat basah butuh waktu 1-3 jam saja.Proses nya sama dengan perlakuan jerami kering
  2. Apabila kita menggunakan jerami/rumput yang basah, bisa 1 jam saja
  3. Setelah proses fermentasi ,terpal yang digunakan untuk membungkus tadi harus dibuka untuk menghindari proses pembusukan/alkoholisasi

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: